Tag Archives: rohingya

[BeraniCerita #09] Pencari Suaka

1 Mei

Aku kaget saat suatu siang mendapati di ruang tamu rumahku, seorang perempuan berkerudung hijau dengan garis wajah India, duduk dengan kelima anak perempuannya.

Tetanggaku, seorang lelaki besar dengan perut buncit, menghampiriku lalu membisikkan sesuatu.

“Hanya sementara. Mereka sedang dikejar pihak Imigrasi.”

Aku mengangguk. Paham apa maksudnya. Sebelum ini, aku sudah sering melihat pria-pria berwajah Timur Tengah berada di rumahnya.

Kuhampiri perempuan itu dan mengajaknya ke ruang tengah.

“India?”

“Bukan, Myanmar.”

Eh?!

“Bisa bahasa Indonesia?”

Sikit. Lama tinggal di Malaysia.”

“Berapa lama?”

“Dua puluh dua tahun.”

Oooo…

“Itu… anak yang paling kecil berapa tahun?”

“Baru dua bulan.”

Heh?! Sekecil itu sudah dibawa mencari suaka? Kupandangi wajah anak-anaknya yang memiliki kecantikan wajah khas India.

Baca lebih lanjut

Iklan

[#CerMin] Omar

29 Apr

Kamera SLR masih menggantung di leherku. Aku baru saja memotret dua bocah, Yassin dan Amal. Mereka begitu manis dan masih terlalu kecil untuk menyadari situasi mencekam yang ada di sekitar mereka. Sebagai wartawan yang dikirim ke Myanmar -tepatnya di utara Rakhine di mana banyak etnis Rohingya berdiam- aku banyak menemukan fakta yang hampir sama dengan yang aku dengar. Kenyataannya bahkan lebih parah!

Keadaan mereka sangat memprihatinkan. Kemiskinan seolah menjadi denyut nadi yang tiada habisnya. Sepanjang mata memandang banyak bangunan dan lahan pertanian yang rusak. Sebagian tinggal di puing runtuhan rumah, sebagian tinggal di tenda-tenda bantuan negara lain.

Dari hasil berbincang dengan Omar, salah seorang penduduk yang menjawab dengan bahasa Inggris seadanya, aku mengetahui bahwa mereka dianggap imigran gelap oleh pemerintah. Akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan layak tertutup bagi mereka. What? Bagaimana mungkin ada suatu etnis yang berdiam puluhan bahkan ratusan tahun di salah satu Negara Bagian di Myanmar, tidak diakui sebagai warga negara dan hak-haknya tak terpenuhi?

Baca lebih lanjut