Tag Archives: GIB

Aku dan Pilihan Profesiku

12 Nov

Saya selalu percaya bahwa untuk menjadi seorang guru, tak selalu harus memiliki basic sekolah keguruan. Keyakinan itulah yang membuat saya menerima tawaran menjadi guru di salah satu Madrasah. Berbekal basic ilmu saya di Ekonomi, saya akhirnya menjadi guru Ekonomi di Madrasah Aliyah Swasta di kota saya.

“Kamu mau jadi guru?”

Saya terdiam.

“Gajinya sekian…” Lelaki itu yang juga mitra di salah satu organisasi di mana saya menjadi Bendahara menyebutkan sejumlah angka.

Saya kembali terdiam. Sungguh, bukan angka yang barusan disebutkan itu yang membuat saya terdiam. Dan saat itu pun saya tidak dalam keadaan terdesak masalah keuangan. Alhamdulillah, saya masih diberi rezeki dari usaha yang lain.

Tapi saya sedang menimbang beberapa hal. Letak sekolah itu yang berada di ujung kota, terpencil,  dan harus berganti angkot dua kali juga masuk dalam pertimbangan saya. Sungguh, dalam hitung-hitungan matematika, angka yang disebutkan itu tidak menutupi biaya angkot yang harus saya keluarkan. Tapi… bukan itu yang ada dalam pikiran saya. Kegiatan dan beberapa amanah yang saya pegang di tempat lain yang letaknya saling berjauhan, apa saya masih memiliki waktu untuk mengajar yang letaknya di ujung kota sana? Baca lebih lanjut

Iklan