[BeraniCerita #05] Cerita Malam Jum’at

3 Apr

Sepertinya suasana malam ini tidak begitu bersahabat bagi Riana. Angin yang dingin membuat dia memaki dirinya sendiri kenapa lupa membawa jaketnya yang tertinggal di mobil. Lorong yang tidak terlalu terang karena beberapa lampu mulai dimatikan. Dan kenapa tidak ada orang berseliweran? Padahal masih jam 8 malam.

“Nah, sebentar lagi sudah sampai di kamar Sinta.” Riana mencoba menghibur diri sendiri karena dirinya masih merinding. Cepat-cepat langkahnya diayun, sampai akhirnya dia berhenti tiba-tiba saat melihat sebuah tempat tidur dorong melaju cepat ke arahnya.

Riana menepi. Jeritan tertahan keluar dari mulutnya saat melihat suster yang mendorong brankar. Dia berlari. Entakan sepatunya bergema di sepanjang lorong. Di kejauhan dia melihat bayangan putih bergerak ke arahnya. Larinya terhenti. Menunggu dalam keheningan yang mengucurkan keringat.

suster tipisMakin dekat. Bayangan itu membentuk sebuah sosok.

“Ada yang bisa saya bantu?” Suster itu berhenti di hadapannya.

“Tadi… tadi saya melihat seorang suster tipis.”

“Oh, tipis seperti ini?” Suster itu menyamping menunjukkan badannya.

Aaaaaaaaaaa……

Riana menjerit. Melengking. Kakinya spontan berlari menjauh, tanpa menyadari dia semakin jauh dari kamar Sinta.

Tiba-tiba senyap.

Lalu…

“Baiklah pendengar ProKontra FM, masih bersama saya, Cogan alias poCOng GANteng. Itu tadi cerita pembuka kita di acara Cerita Malam Jum’at, Suster Tipis. Sebelum kita membuka jalur telepon untuk pendengar yang ingin membagi kisah, saya akan mengingatkan pendengar yang baru bergabung bersama kami untuk membalik foto, gambar, dan menutup cermin yang ada di sekitar pendengar.”

Mitha kaget. Dia melupakan sesuatu. Dia melihat ke belakang di mana cermin berada. Seraut wajah putih ada di sana. Tiba-tiba dia berteriak histeris.

Ibu yang baru muncul pun menyusul berteriak saat melihat wajah putih itu.

“Mithaaaa… Kamu ngagetin Ibu. Sana cuci muka!”

Mitha meraba wajahnya yang masih bermasker.

***

Jumlah kata: 274

banner-BC#05-winner

Iklan

26 Tanggapan to “[BeraniCerita #05] Cerita Malam Jum’at”

  1. hana sugiharti 3 April 2013 pada 11:13 am #

    xixixiix lucu deh benerannn

    • nurusyainie 3 April 2013 pada 1:08 pm #

      Hahaha… iya, idenya memang mau memelintir yang seram ke komedi 🙂

  2. Mr.Fzx 3 April 2013 pada 12:48 pm #

    ahahhai, original ni bund suster tipis, bs dilirik produser
    simpel, sambungannya ga maksa, ah top lah, salah satu idola saya urusan FF 😀

    • nurusyainie 3 April 2013 pada 1:15 pm #

      Hehehe… kisah suster tipis ini sudah lama. Yah, sekitar tahun 95-96, saya bersama teman2 SMP bermalam disalah satu rumah teman. Tengah malam kami main cerita2 seram. Salah satu ceritanya yah kisah suster tipis ini hihihi…

  3. Aisyah S. A. 3 April 2013 pada 1:11 pm #

    komen saya sama tuh sama kyk Mr.Fzx 😀

    tak angkat jadi Suhu mau gak mbak?? klo gak mau, mbak aja yg gendong saya yah
    *emang lg main gendong2an* hihihi…

    • nurusyainie 3 April 2013 pada 1:19 pm #

      Haiyaaah… saya masih kecil kok diangkat jadi suhu hihihihi…
      Wah, kalo gendong kok rasa2nya serem yah, keinget Mbah Surip 😀

      *semoga tenang di alam sana, Mbah*

  4. nisamama 3 April 2013 pada 1:29 pm #

    heeeellp!! ga berenti ketawa nih. wkwkwkwkwkwkwk……………

    • nurusyainie 3 April 2013 pada 1:56 pm #

      Hahaha… saya gak tau caranya

      si Mitha itu kayak saya. Kalo pake masker kadang lupa. Nunggu kering, malah ketiduran hihihi… ^^

  5. BuPeb 4 April 2013 pada 9:54 am #

    hahahaha… penutupnya asik ^^

  6. Susanti Dewi 4 April 2013 pada 11:02 am #

    Hihihihi…..

  7. Orin 4 April 2013 pada 2:15 pm #

    hadooooh…saya jd ketawa2 sendiri nih mba, pas ada pak bos pula nyamperin ke meja hahaha…

    • nurusyainie 4 April 2013 pada 4:35 pm #

      Hihihi… *membayangkan pak bos ikutan baca*

  8. Yan shu 4 April 2013 pada 4:26 pm #

    Hahaha..
    Ada ya suster tipis…

    • nurusyainie 4 April 2013 pada 4:37 pm #

      Eh, beneran pada gak tahu cerita suster tipis?
      Padahal udah lama loh ceritanya

  9. Miss Rochma 4 April 2013 pada 9:21 pm #

    hahahaha…
    cerita dari mbak selalu segar :))

    • nurusyainie 4 April 2013 pada 10:46 pm #

      Wah, makasih dibilang seger hihihi… 😀

  10. jiah 4 April 2013 pada 10:41 pm #

    aq malah pengen ngakak wakaka, aduh…

    • nurusyainie 4 April 2013 pada 10:49 pm #

      Hahaha… silahkan ngakak. Sambil guling2 juga bisa. Lantai di sini lumayan luas kok hihihi… 😀

  11. Jual Sepatu Futsal 6 April 2013 pada 8:53 am #

    Bukannya ketakutan malah menghibur -,-

    • nurusyainie 6 April 2013 pada 9:02 am #

      Memang lagi gak ingin buat ketakutan yang baca hihihi… 😀
      Makasih sudah mampir hehehe

  12. dp wahyuni 7 April 2013 pada 6:20 pm #

    Sip, mbak.. alurnya terjaga baik. Enak dibaca sampai akhir… yang awal baca muka panteng kaku, jadi lepas ketawa di akhir…

    • nurusyainie 8 April 2013 pada 12:54 pm #

      Makasih, mbak Wahyuni
      Senang bisa membuat tertawa 😀

  13. tuaffi 11 April 2013 pada 11:23 am #

    hhihi.. 😀 bagus mbak ceritanya. endingnya itu loh.. 😀

  14. rinibee 12 April 2013 pada 1:42 am #

    Bwahahahaha… :)))

    Ini bacanya pas Jumat dini hari, mba… 😀

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: