[BeraniCerita #03] Resek

14 Mar

Sial! Mengapa saya baru tahu kalau malam ini acaranya? Gery bersungut-sungut saat memasuki mall terdekat. Saat sedang mencari kemeja putih, handphonenya bergetar. Sambil menekan tombol hijau, Gery menyambar kemeja putih dalam jangkauannya tanpa melihat merk dan harganya lagi lalu berjalan ke ruang ganti.

changing room

“Ada apa?” Sambil tangan kirinya membuka kancing bajunya.

“Kamu tidak bisa dipercaya. Tadi kamu bilang tidak bisa mengantarku, tapi aku melihatmu memasuki mall. Siapa cewek itu, brengsek!”

Heh?! Gery kaget. Tapi dia cepat menguasai diri.

Dihempaskan kemeja kotak-kotaknya dan mencoba kemeja putih itu.

“Tunggu sekitar 15 menit lagi. Saya pasti datang ke sana.”

“Dasar tukang bohong. Kamu selalu bilang begitu.”

Terdengar tangisan.

“Iya, iya, sebentar lagi saya ke sana. Mohon sabar.” Gery mematut di cermin. Kayaknya sudah pas, pikirnya.

“Saya sudah tidak bisa sabar lagi. Sudah cukup! Kita lebih baik putus!”

Tangisan itu makin keras.

“Oh, ya sudah. Kita bertemu di sana saja.”

Gery menutup handphonenya. Memakai kembali kemejanya, lalu menyibak tirai.

Di sampingnya, seorang cewek juga baru keluar dari ruang ganti. Mereka sempat bertatapan beberapa detik. Cewek itu mengusap matanya, lalu berjalan mendahului Gery menuju meja kasir sambil membawa beberapa gaun.

*

Di parkiran, saat Gery hendak masuk ke mobil, tiba-tiba…

“Hai, tunggu! Kamu kira bisa pergi gitu aja.”

Gery menoleh. Beberapa jarak dari mobilnya, dilihatnya cewek yang menangis di ruang ganti sebelahnya, menampar seorang lelaki.

***

Jumlah kata: 219

banner-BC#03-winner

Iklan

31 Tanggapan to “[BeraniCerita #03] Resek”

  1. rinibee 14 Maret 2013 pada 11:53 pm #

    Padahal jaraknya deketan ya? Qiqiqiqi.. 😀

    • nurusyainie 15 Maret 2013 pada 9:40 am #

      Wah, berarti salah nebak nih.

      • rinibee 15 Maret 2013 pada 10:22 am #

        Lho? Harusnya gimana?

        • rinibee 15 Maret 2013 pada 10:25 am #

          Hahaha.. Baca dua kali baru mudeng.. Jadi Gery ngomong sama orang lain, cewe di sebelah juga ngomong ama pacarnya. Iya kan? 😀

          Kereen

  2. noichil 15 Maret 2013 pada 8:48 am #

    ahahaha
    Lempeng juga ya si Gery x))

    • nurusyainie 15 Maret 2013 pada 9:45 am #

      Haha, yaiyalah lempeng.
      Coba baca lagi, cluenya saat Gery kaget.
      Dan betapa percakapan itu sebenarnya gak nyambung sama sekali.

      • noichil 15 Maret 2013 pada 10:05 am #

        Ahahaha berarti saya yg telmi x))

  3. Vera Astanti 15 Maret 2013 pada 10:38 am #

    Tweng! Harus dibaca beberapa kali baru mudeng.. Hahaha.. Salut >.<

  4. Mimin Berani Cerita 15 Maret 2013 pada 11:09 am #

    Cerita yag bagus Nurusyainie. Idenya keren, dan eksekusinya pas 😉
    Keep writing yaa…

    • nurusyainie 15 Maret 2013 pada 11:52 am #

      Aih, Mimin akhirnya datang 😀
      Makasih… 😉

  5. nisamama 15 Maret 2013 pada 4:43 pm #

    kereeeeen….. bisaaaa gitu yaaa… ^_^

    • nurusyainie 18 Maret 2013 pada 9:51 pm #

      Xixixi… inspirasi nonton film Hello Stranger.

  6. jiah al jafara 15 Maret 2013 pada 10:07 pm #

    kya… saut2 tan ngomongnya… seru

    • nurusyainie 18 Maret 2013 pada 10:00 pm #

      Hahaha… maunya ta’ kasih berkelahi saja tuh yang saut-sautan. Tapi tuh cewe keburu nangis duluan, Gery jadi gak tega 🙂

  7. eksak 17 Maret 2013 pada 5:13 pm #

    twist yang jarang orang tau jalan ceritanya,,,,
    sma2 di ruang ganti tapi masing2 nelpon orang yang berbeda…, seolah2 saling bersahutan! tapi beda kepentingan! ^_^

    • nurusyainie 18 Maret 2013 pada 10:01 pm #

      Wah, sebenarnya saya masih belum bisa membuatnya dimengerti dengan sekali baca. Butuh baca berulang2 untuk bisa memahaminya.

      Butuh banyak belajar eksekusi ide nih sayanya 😀

  8. Hendra Wirawan 17 Maret 2013 pada 8:35 pm #

    asli gw telmi baru ngeh malah setelah baca koment wuakakaka…

    • nurusyainie 18 Maret 2013 pada 10:05 pm #

      Wkwkwkwk… Om sungguh terlalu kalo gak ngerti. Padahal suka saut-sautan di forum PK dulu :p

  9. Athamiri 18 Maret 2013 pada 10:19 am #

    ooohh,, baru konek saya nih 😀
    pantes pas kalimat ‘Tangisan itu makin keras’

    sih Gerry anteng aja ngejawab “Oh, ya sudah. Kita bertemu di sana saja.”

    ternyata beda orang toh hehehe

    • nurusyainie 18 Maret 2013 pada 10:22 pm #

      Hohohho… iya kayak merasa gak bersalah gitu yah.

      Udah saya tambahin beberapa adegan biar makin memperjelas kalo Gery bukanlah cowok yang ditelpon si cewek ^.^

  10. Miss Rochma 19 Maret 2013 pada 5:50 pm #

    owalah.. ternyata beda percakapan ya? pantas saja kok di miringkan tulisannya..
    keren 🙂

    • nurusyainie 22 Maret 2013 pada 7:43 am #

      Hehehe… iya beda percakapan, Miss 😀

  11. Nathalia DP 19 Maret 2013 pada 7:47 pm #

    keren 😀

  12. fatwaningrum 23 Maret 2013 pada 4:38 pm #

    keren! 🙂

  13. Susanti Dewi 25 Maret 2013 pada 11:07 am #

    dua kali saya, baca baru ngeh…. hehehe….. #loading#

    • nurusyainie 27 Maret 2013 pada 9:39 pm #

      Hehehe… kayaknya rata2 memang mesti baca ulang mbak. Jadi ini bukan semata karena loading 😀

  14. Mr.Fzx 26 Maret 2013 pada 11:51 pm #

    terdiam bbrapa saat baru angguk – angguk.
    Juara deh ini 🙂

    • nurusyainie 27 Maret 2013 pada 9:43 pm #

      Hehehe… makasih 🙂
      Mungkin kalau diaudiovisualkan, ceritanya bakal lebih seru

      Dari komen ini saya langsung menuju ke Blog BeraniCerita, ternyata benar… saya dapat banner winner hehehe… ^^

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: