#Postcardfiction: Move On

22 Des

titanic

Keramaian itu membuatnya sesak. Membawa kakinya terus melangkah. Olive berhenti di samping kapal besar yang tengah sandar di dermaga. Dia memandang dengan takjub. Sejak nonton Titanic, dia terobsesi pada salah satu adegan favoritnya saat Rose dan Jack berada di ujung kapal. Mereka bagai terbang. Bebas. Dan Olive ingin sekali merasakan hal itu.

“Kamu ingin masuk?” Darrel tiba-tiba muncul di hadapannya.

Belum sempat menjawab, Olive merasakan tangannya ditarik Darrel memasuki kapal besar itu. Mereka berlari… tertawa riang saat berhasil mengecoh salah satu ABK. Olive terjatuh di salah satu anak tangga. Darrel cepat meraih pinggangnya sebelum dia jatuh menyentuh lantai. Olive melepas sepatunya. Sekali lagi mereka berlari… tertawa riang.

Beberapa kali mereka salah masuk. Salah satu ABK meneriaki mereka yang melihatnya berganti pakaian. Beberapa ABK yang sedang main kartu, bengong saat Olive dan Darrel melintas di hadapan mereka. Beberapa kali pula mereka menemukan jalan buntu. Lalu, sekali lagi mereka berlari… tertawa riang.

Olive menahan nafas saat mereka tiba di haluan kapal. Takjub melihat pemandangan laut yang begitu luas di lihat dari atas. Perlahan dia mulai menaiki satu dua terali. Dia memejamkan mata dan merentangkan tangannya. Hawa sejuk segera memenuhi paru-parunya. Darrel melambai padanya.

“Anda ingin masuk?”

Olive membuka matanya. Bayangan Darrel sirna berganti dengan sosok tinggi kurus memakai seragam biru yang berada di sampingnya sedang melambai-lambaikan tangan di depan wajahnya.

“Anda ingin masuk?” Sekali lagi lelaki itu bertanya.

“Bolehkah?”

“Khusus malam tahun baru ini, kami membolehkan masyarakat luas yang ingin melihat-lihat kapal kami.”

“Kenapa hanya malam ini?”

Lelaki itu tertawa. “Karena besok, kami sudah melanjutkan pelayaran kami.”

Olive manggut-manggut.

“Ohya, saya Prima. Selamat datang di kapal Cahaya Tiara. Saya akan menjadi guide anda malam ini nona …”

“Olive, Olivia”

Dikejauhan, kembang api memenuhi langit malam pergantian tahun itu.

Untuk pertama kalinya, sejak Darrel tiada hampir setahun lalu, Olive berkenalan dengan lelaki lain.

Foto-Kembang-Api* * *

Diikutsertakan pada #postcardfiction yang diadakan oleh
Kampung Fiksi dan Smartfren

Iklan

Satu Tanggapan to “#Postcardfiction: Move On”

  1. nurusyainie 22 Desember 2012 pada 9:16 pm #

    Ah, akhirnya selesai juga setelah beberapa hari ngendap di draft
    pembatasan kata max 300 word memaksa saya harus benar2 mengambil inti cerita saja.
    Ohya, masih ada 2 FF lagi dan masih merupakan kisah Olive dan Prima 🙂
    Semoga selesai tepat waktu

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: