Akibat Nonton Film Horror

23 Nov

Siang itu saya di telpon kakak saya.
“Paket yang kamu tunggu sudah datang.”

Yihaaa… hampir saja saya koprol kalo gak ingat kalau saya tidak bisa melakukannya wkwkwkwk…

“Kapan datang ke sini?”

“Gak tau nih, besok mungkin.” Kata saya agak kurang yakin. Tapi suer… saya begitu ingin langsung membuka paket kiriman Yhuda itu.

Dua hari kemudian.

Saya memegang amplop coklat yang diselotip semua sisinya. Dengan meringis saya mencoba membuka paket itu. Huft… susah banget nih! Robek aja aaah …

Sreeeeet….

Saya memegang bungkusan lagi.

“Haish, mengapa bungkusnya pake koran yang ada tulisan Arabnya sih?” Saya ngomel2. Dasar Endhut, bikin repot gw aja. Masa pake bungkusan yang ada ayatnya sih? Huft…

Akhirnya, penghalang terakhir pun bisa disingkirkan. Saya membuka salah satu tempat CD. OMG, saya betul2 bingung harus mulai memutar yang mana. Saya mencari title tiap disc tapi semua disc gak ada titlenya. Saya ingin menonton film Korea, tapi mengapa yang saya putar malah film horror Thailand?

Dengan senyum jahat… saya memikirkan suatu rencana terkait film horror ini. Okelah, film ini akan saya simpan untuk malam Jum’at nanti.

Akhirnya… karena tak kunjung nemu film Korea yang saya cari dan males banget bulak balik cari disc yang tepat, malam itu saya nonton film Thailand, Bangkok Traffic Love Story, yang berhasil mengalirkan air mata saya. Meski saya jatuh cinta kepada Theeradej Wongpuapan, pemeran utama pria, tapi sepanjang nonton film itu saya malah memikirkan seseorang. #Koplak, fokus oiy! *Aiiiih, baiklah saya akan cerita di topik yang lain saja soal film yang ini.

Malam Jum’at yang saya tunggu akhirnya datang. Malam itu saya berada di rumah keluarga besar yang didiami oleh kakak pertama saya. Dan para ponakan saya yang jumlahnya selusin pun lengkap-kap ada di rumah. Yes… akhirnya rencana bisa dilaksanakan. Huwahahahahah… *devil laugh

Saya membawa laptop di salah satu kamar dan memanggil semua ponakan saya. Ponakan yang terbesar saya suruh tutup pintu dan mematikan lampu. Ada yang protes, minta lampu dinyalakan saja, tapi lebih banyak yang setuju.

“Biar kayak di bioskop.”

Dan mulai lah saya memutar salah satu film horror. Dan pilihan saya jatuh pada film Coming Soon.

Bisa ditebak apa yang terjadi kemudian. Jeritan ketakutan mulai terdengar. Lalu ponakan yang kecil minta keluar kamar. Beberapa masih bertahan menonton dari balik celah tangan mereka yang menutupi wajah mereka.

Saya? Awalnya saya menonton paling depan. Saat keluar makan, posisi saya ditempati salah satu ponakan. Saat kembali, saya berada di belakang mereka. Bukan untuk menonton filmnya, tapi mengamati para ponakan. Dan mengejutkan bagi saya. Ponakan yang awalnya menggebu2 minta saya segera memutar film horror malah memilih keluar kamar. Dan yang sering ketakutan,  berada di barisan depan. Wah… ketahuan siapa yang beraninya hanya di mulut wkwkwkwk….

Tik tak. Tik tak.

Waktu terus berjalan, lalu…

Tamat.

Credit title telah jalan.

“Hah?! Sudah tamat? Hanya segini saja?” Jujur, bagi saya… ending filmnya mengecewakan. Saat berakhir pun saya masih tidak percaya.

Lampu dinyalakan. Kami pun bubar.

Dalam bayangan saya… para ponakan memiliki kesimpulan yang sama dengan saya. Bahwa film ini mengecewakan. Gak ada ngeri-ngerinya. Saya lupa… kalau imajinasi mereka tidak sama dengan imajinasi saya.

Jadi, malam itu saya melangkah menuju tempat tidur saya dengan biasa saja. Sama seperti malam-malam sebelumnya.

Belum berapa lama saya merasakan posisi wuenak karena menguasai satu tempat tidur besar… muncul kakak perempuan saya beserta dua anaknya memegang bantal dan selimut mereka masing2.

“Mereka mau tidur di sini, takut tidur di kamarnya.”

Hah?! Gubrak!

 * * *

Iklan

4 Tanggapan to “Akibat Nonton Film Horror”

  1. Yhuda Cahya Pratama 24 November 2012 pada 6:21 am #

    hahahaha, awas ntar bis nonton film itu di datengin sama Chaba kek cerita di film :p

    • nurusyainie 24 November 2012 pada 9:30 am #

      Wahahaha… bukannya shomba yah namanya :p
      Sekarang mereka malah ketagihan nonton yang horror, hadeuh…
      Sedang film yang lainnya… banyak adegan yang buat mereka tutup mata 🙂

  2. liannyhendrawati 10 Januari 2013 pada 11:19 am #

    Ha .. ha … nonton film horor di malam jumat, nakal banget si mbak Nurusyainie ini, jadinya smua pada minta tidur barengan tuh ..

    • nurusyainie 11 Januari 2013 pada 8:56 pm #

      xixixixi… meski penampilan luar, saya kelihatan jaim *uhuk… pada dasarnya saya suka jail sama para ponakan hahaha… senang banget liat ekspresi mereka

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: