Menjadi “TUA’

14 Apr

Terbangun di suatu pagi, entah mengapa tak seperti biasanya saya langsung bercermin. Ada sesuatu di poni yang membuat saya menyisir rambut dengan tangan. Dan, hati saya tersentak. Apa penglihatan saya yang salah? Sekali lagi, kudekatkan wajah ke cermin dan menatap rambut saya. Ya Allah, benar… itu adalah selembar UBAN.

Beberapa saat saya berdiri terpaku. Seingat saya, ini kali pertama saya menemukan uban di rambut saya. Hingga saat itu saya berpikir, udah setua itu kah saya hingga memiliki uban? Oh no….!!!

Pagi itu senyum saya tidak terbit.

Saya berusaha menjauh dari cermin. Tapi, setiap memasuki kamar dan melewati cermin besar, mata saya tergoda untuk lagi-lagi melihat uban itu. Saya selalu berharap bahwa penglihatan pertama saya salah. Namun, itu memang uban.

Hingga menjelang siang, meski berusaha untuk terus menjauh dari cermin, tetap saja saya selalu kembali ke sana. Dan tahukah apa yang kutemukan setelah sekian kalinya saya bercermin? Saya menemukan bahwa dengan adanya uban itu, saya makin terlihat ‘dewasa‘ dan ‘cantik‘. Maka hari itu saya berdamai dengan hati dan mulai menerima kehadiran rambut putih itu.

Dan… hari ini sebenarnya hari yang biasa, sama seperti hari kemarin, dan kemarinnya lagi. Aktivitas pun masih seperti biasa. Namun rupanya, tanggalnya mengingatkan bahwa usia saya semakin beranjak. Angka diakhir 20-an yang membuat saya makin menyadari bahwa kehadiran uban beberapa minggu yang lalu merupakan sesuatu yang pasti, cepat atau lambat.

Usia yang mengingatkan bahwa saya masih belum cukup baik sebagai seorang hamba, belum mampu mengikuti semua sunnah Nabi Muhammad saw., belum bisa menjadi anak yang menjadi cahaya mata buat kedua orang tua, belum menjadi pribadi yang menyenangkan buat semua saudara, keluarga, dan sahabat.

Tapi, saya akan terus belajar untuk menjadi seperti semua itu.

 

 

Iklan

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: