Mereka Bukanlah Sekedar Angka2

16 Jan

200, 300, 500, 800, 1000

Angka2 di atas akan selalu bertambah. Miris? Tentu saja. Kita akan terkaget-kaget, lalu mengusap dada. Pilu!

Mereka dulunya adalah tubuh yang utuh, memiliki nama, punya keluarga, punya kerjaan, punya impian. Mereka punya kehidupan masing-masing.

Mungkin saja,
ada diantara mereka seorang lelaki gagah yang bertahun-tahun tak pernah bertemu sang ibu. Saat kesempatan itu tiba, saat perjalanan menuju rumah ibunya dengan penuh kerinduan yang selama ini dipendam, tiba-tiba mobilnya meledak, tubuhnya tercerai berai.

Bisa juga,
hari itu adalah hari bersejarah dalam hidup seorang gadis. Saat ia hendak menggenapkan diennya. Saat menunggu iring-iringan pengantin pria, serangan itu mengenai mereka.

Atau kisah,
seorang pemuda yang baru saja membangun rumah buat keluarganya kelak, ternyata hancur berkeping-keping sekaligus kuburan baginya.

Dan bisa jadi,
hari itu adalah hari pertama seorang anak cerdas memasuki dunia sekolah, sekaligus hari terakhir baginya.

Banyak kemungkinan bisa terjadi pada diri tiap korban.

Tapi, masih ingatkah kita kalau mereka bukanlah sekedar angka-angka? Masih tidak perdulikah kita? Masih kikirkah kita meski untuk sebuah do’a? Masih enggankah kita melepas kenikmatan fasilitas buatan bangsa pembantai itu?

Iklan

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: