Mama Baca Buku Laskar Pelangi…???

18 Okt

Siang itu, kakak keempat memegang buku Laskar Pelangi. Rencanannya mau dipinjam. Dibawa ke rumahnya di Lepo-Lepo. Belum juga masuk dalam tasnya, tiba-tiba…

“Eh, itu mama yang mau baca.”

Hah?!

Saya yang berada tidak jauh dari mereka, kaget. Mama mau baca Laskar Pelangi? Gak salah?

“Jangan, ma. Terlalu berat buat mama. Banyak bahasa latinnya,” ujarku.

“Sepertinya bagus sekali. Kenapa sampe SBY nonton filmnya.” Sahut mama lagi. Sepertinya ngotot tetap mau baca.

Beberapa hari ini memang infotainment sering memunculkan orang nomor satu itu nonton film Laskar Pelangi.

“Nah, kalau filmnya, boleh tuh! Lebih mudah dipahami,” usulku.

Meski tetap menyukai bukunya dibanding filmnya (karena banyak point penting dihilangkan di film itu), mama memang lebih baik nonton filmnya daripada baca buku setebal itu, trus penuh istilah2 asing baginya. Mama pasti bakalan gak mendapat maksud dari buku Laskar Pelangi itu kalau tetap dipaksakan baca.

Langsung deh, kubergegas ke lemari buku mengambil Bidadari-Bidadari Surga (pernah saya review di sini).

“Nah, kalo ini cocok buat mama. Lebih ringan. Bahasanya mudah dipahami.”

Iklan

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: