“Panik di Ruang Tunggu .. “

17 Agu

Alkisah, seorang dokter masuk ke ruang periksa, ia meninggalkan suami pasien yang sedang ketakutan di luar ruangan. Setelah dua menit, dokter itu keluar dan meminta pisau besar.

Lalu karena khawatir, sang suami mengatakan bahwa ia tidak membawa pisau. Kemudian dokter itu masuk ke ruangan lagi. Setelah beberapa saat, ia keluar dari ruang tersebut, namun kali ini ia minta palu dan kunci pembuka.

Walaupun dalam keadaan panik, suami pasien itu mencoba untuk menenangkan diri dan segera mengambilkan apa yang diminta.

Kemudian dokter itu kembali masuk ke ruang pasien. Dalam waktu lima menit, ia keluar dan berkata, “Aku minta maaf, nampaknya aku memerlukan gergaji!”

Mendengar permohonan itu sang suami semakin panik dan curiga, lalu memberanikan diri bertanya, “Aku mohon kepadamu dokter, apakah mungkin sebaiknya istriku dipindahkan ke rumah sakit saja bila keadaannya sangat berbahaya?”

Spontan dokter tersebut menjawab, “Tidak perlu! Aku hanya sedang berusaha membuka tasku saja.” (Ibtasim, DR. Aidh Al Qarni)

Iklan

Silahkan komentar... ^^ Jika tidak punya blog, masukkan url facebook atau twitter yah :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: